JAJAR – Pemerintah Desa (Pemdes) Jajar kembali membuka pintu bagi dunia akademis. Pada Rabu (1/6/2026), perwakilan mahasiswa dari Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah (UIN SATU) Tulungagung resmi mendatangi Kantor Desa Jajar untuk melakukan survei lokasi Kuliah Kerja Nyata (KKN). Kedatangan para agen perubahan ini disambut hangat oleh jajaran perangkat Desa Jajar.
Bukan sekadar kunjungan biasa, kehadiran mereka merupakan langkah awal dari program pengabdian masyarakat yang rencananya akan berlangsung selama lebih dari satu bulan, tepatnya mulai 15 Juli hingga 21 Agustus 2026.
Tahun ini, sebanyak 38 mahasiswa UIN Satu Tulungagung akan diterjunkan di Desa Jajar. Mereka membawa misi besar yang dikemas dalam tema:
"Literasi Digital Menuju Desa Ramah Lingkungan"
Tema ini dinilai sangat relevan dengan kebutuhan desa saat ini. Melalui program tersebut, mahasiswa diharapkan mampu mengolaborasikan pemanfaatan teknologi digital dengan upaya pelestarian lingkungan, guna mewujudkan tata kelola desa yang lebih modern sekaligus hijau dan berkelanjutan.
Antusiasme perguruan tinggi untuk menempatkan mahasiswanya di Desa Jajar kian meningkat. Dengan masuknya UIN SATU Tulungagung, tercatat hingga hari ini sudah ada 4 universitas berbeda yang memilih Desa Jajar sebagai lokus pelaksanaan KKN mereka.
Sdr. Murwito (Perwakilan perangkat Desa Jajar) menyatakan bahwa Pemdes selalu terbuka dan siap mendukung penuh program-program positif yang dibawa oleh mahasiswa. Kehadiran berbagai universitas ini diharapkan membawa dampak multiplier (efek berganda) bagi kemajuan ekonomi, literasi, dan kesadaran lingkungan warga Desa Jajar.
Penulis: Tim Media Desa Jajar