JAJAR – Dalam rangka mengawali program pengabdian kepada masyarakat, sekelompok mahasiswa dari Universitas Negeri Malang (UM) mengunjungi Kantor Desa Jajar pada Rabu (10/06/2026). Kunjungan ini bertujuan untuk melakukan survei wilayah sekaligus memohon izin resmi terkait pelaksanaan program "UM Belajar Bersama Masyarakat" yang dijadwalkan berlangsung mulai 19 Juni hingga 2 Agustus 2026 mendatang.
Rombongan mahasiswa yang dipimpin oleh Krisnata Servitalen selaku Koordinator Kelompok ini, disambut hangat oleh jajaran perangkat desa di ruang pertemuan Kantor Desa Jajar. Hadir langsung dalam penyambutan tersebut Kepala Desa Jajar Imam Mukaryanto Edy, Sekretaris Desa Rifqi Dian Sofyana, serta Kepala Dusun Krajan Alwi Syahroni.
Dalam kesempatan tersebut, Krisnata Servitalen memaparkan garis besar program yang akan diusung selama 45 hari di Desa Jajar bersama 29 Mahasiswa. Program "UM Belajar Bersama Masyarakat" ini dirancang untuk menyinergikan keilmuan mahasiswa dengan kebutuhan riil masyarakat desa, mulai dari sektor pendidikan, pemberdayaan ekonomi, hingga pengembangan potensi lokal.
"Kami sangat berharap kehadiran kami di sini dapat memberikan kontribusi positif dan berkelanjutan bagi warga Desa Jajar. Dukungan, bimbingan, serta izin dari pihak pemerintah desa tentu menjadi kunci utama kelancaran program kami," ujar Krisnata.
Merespons hal tersebut, Kepala Desa Jajar, Imam Mukaryanto Edy, menyatakan dukungannya secara penuh. Pihak pemerintah desa membuka pintu lebar-lebar bagi inovasi dan program kerja yang dibawa oleh para mahasiswa.
"Kami menyambut baik kehadiran adik-adik mahasiswa dari Universitas Negeri Malang. Semoga program yang telah direncanakan bisa berjalan sukses dan memberikan dampak nyata yang bisa dirasakan langsung oleh masyarakat Desa Jajar, khususnya di Dusun Krajan dan sekitarnya," tutur Imam Mukaryanto Edy.
Pertemuan yang berlangsung hangat dan produktif ini diakhiri dengan diskusi teknis mengenai pemetaan wilayah dan koordinasi awal bersama Sekretaris Desa dan Kepala Dusun guna memastikan kesiapan lokasi sebelum penerjunan mahasiswa pada pertengahan Juni nanti.