Pemerintah Kabupaten Trenggalek kembali menggelar rangkaian Safari Ramadhan 1447 H. Kali ini, titik lokasi dipusatkan di Masjid Baiturrachim, Dusun Kebon, Desa Jajar, Kecamatan Gandusari pada Selasa (10/3/2026).
Acara ini dihadiri langsung oleh Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin (Mas Ipin), bersama jajaran Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) se-Kabupaten Trenggalek. Kehadiran rombongan ini tidak hanya untuk mempererat silaturahmi dengan warga, tetapi juga membawa misi "jemput bola" dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Dalam sambutannya, Bupati Nur Arifin menekankan bahwa esensi Safari Ramadhan tahun ini adalah efisiensi dan kemudahan akses. Jika biasanya warga harus menempuh perjalanan jauh ke kantor dinas, kini pemerintah yang hadir langsung di tengah-tengah desa.
"Kami ingin memastikan bahwa negara hadir. Melalui Safari Ramadhan ini, bapak dan ibu tidak perlu jauh-jauh ke kota. Urusan administrasi hingga kebutuhan pokok, kami bawa ke sini agar semua lebih cepat dan mudah," ujar Bupati yang akrab disapa Mas Ipin tersebut.
Berbagai stan pelayanan terintegrasi dibuka di sekitar lokasi acara untuk melayani warga secara instan, di antaranya:
Administrasi Kependudukan: Pengurusan KTP, KK, dan akta oleh Dinas Dukcapil.
Sosial & Kesehatan: Pelayanan GERTAK dari Dinsos P3A serta reaktivasi KIS oleh BPJS Kesehatan.
Ketahanan Pangan: Bazar Sembako Murah yang diinisiasi oleh Dinas Pertanian dan Pangan.
Pajak & Legalitas: Layanan Samsat Keliling dari Dispenda Provinsi serta konsultasi perwakafan dari Kemenag dan BPN.
Kepala Desa Jajar menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang tinggi atas dipilihnya Desa Jajar, khususnya Dusun Kebon, sebagai lokasi Safari Ramadhan tahun ini.
"Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Bupati dan jajaran OPD. Kehadiran pelayanan publik di desa kami sangat membantu warga, terutama lansia dan masyarakat yang sibuk bekerja, sehingga urusan mereka bisa selesai di tempat," ungkapnya.
Acara kemudian dilanjutkan dengan buka puasa bersama dan salat berjamaah, menciptakan suasana religius yang kental dengan semangat gotong royong.