Jajar, 15 Februari 2026 – Tradisi budaya Tiban Jajar Gumregah berlangsung meriah dalam rangkaian kegiatan Megengan Show 2026 yang digelar di Taman Jajar Gumregah, Minggu (15/2/2026) mulai pukul 12.00 WIB. Kegiatan ini menjadi salah satu agenda utama dalam menyambut datangnya bulan suci Ramadan sekaligus upaya pelestarian budaya leluhur.
Ratusan warga memadati area taman sejak sore hari untuk menyaksikan pertunjukan tiban yang sarat makna spiritual dan nilai kebersamaan. Suasana semakin semarak ketika para jawara tiban dari berbagai daerah di Jawa Timur turut hadir dan ambil bagian dalam pertunjukan tersebut.
Jawara tiban dari kawasan Trenggalek, Blitar, Tulungagung, hingga Ponorogo menunjukkan kebolehan mereka dalam atraksi cambuk rotan yang menjadi ciri khas tradisi tiban. Setiap sesi pertunjukan diawali dengan doa bersama dan iringan musik tradisional yang menambah khidmat suasana.
Ketua Panitia menyampaikan bahwa Tiban Jajar Gumregah bukan sekadar pertunjukan, melainkan simbol permohonan keselamatan, kesejahteraan, serta bentuk rasa syukur masyarakat menjelang Ramadan. “Melalui Megengan Show 2026 ini, kami ingin menghadirkan ruang silaturahmi sekaligus melestarikan warisan budaya yang telah turun-temurun,” ujarnya.
Pertunjukan berlangsung tertib dan kondusif dengan pengamanan dari panitia serta aparat setempat. Penonton tampak antusias menyaksikan setiap sesi, bahkan beberapa di antaranya datang dari luar kota untuk melihat langsung kolaborasi para jawara tiban lintas daerah tersebut.
Kegiatan Tiban Jajar Gumregah ini diharapkan dapat menjadi agenda tahunan yang mampu menarik minat generasi muda untuk lebih mengenal dan mencintai budaya tradisional. Selain memperkuat identitas lokal, acara ini juga berpotensi menjadi daya tarik wisata budaya di wilayah Trenggalek dan sekitarnya.
Megengan Show 2026 sendiri masih akan menghadirkan sejumlah rangkaian acara lain hingga menjelang Ramadan, dengan melibatkan berbagai komunitas seni dan budaya lokal.