Jajar, 28 September 2025 — Desa Jajar kembali membuktikan komitmennya dalam melestarikan budaya Jawa dengan membentuk grup ketoprak bernama Ketoprak Gemoy Jajar Gumregah. Kesenian ketoprak yang kini mulai jarang dipentaskan dan perlahan tergerus perkembangan zaman, berhasil dihidupkan kembali oleh warga asli Jajar Gumregah.
Penampilan perdana grup ini digelar dalam rangkaian Pasar Kamardikan 2026 pada Minggu malam (28/9/2025). Bertempat di Pendopo Agung Taman Jajar Gumregah, pertunjukan tersebut disaksikan antusias oleh masyarakat yang memadati area acara.
Ketoprak Gemoy Jajar Gumregah seluruhnya diisi oleh pemain asli warga Jajar Gumregah. Mulai dari pemeran utama, tokoh antagonis, pelawak, hingga penabuh gamelan, semuanya merupakan putra-putri daerah yang dengan semangat berlatih demi menghadirkan pertunjukan terbaik.
Di luar ekspektasi banyak pihak, penampilan perdana mereka berlangsung cukup memukau. Dengan penuh percaya diri, para pemain berhasil membawakan lakon legendaris Ande Ande Lumut yang sarat pesan moral dan nilai budaya. Dialog demi dialog dilantunkan dengan logat Jawa yang kental, diselingi humor khas yang mengundang gelak tawa penonton.
Meski demikian, suasana panggung sempat diwarnai momen spontan ketika beberapa pemain terlihat lupa teks saat berdialog. Namun hal itu justru menjadi daya tarik tersendiri. Dengan improvisasi sederhana dan bantuan rekan pemain lainnya, adegan tetap berjalan lancar dan mengundang tepuk tangan meriah dari penonton.
Kepala Desa Jajar menyampaikan rasa bangga atas keberanian dan semangat warganya dalam menghidupkan kembali seni ketoprak. Menurutnya, pembentukan grup ini merupakan langkah nyata nguri-uri budaya Jawa yang mulai jarang diminati generasi muda.
“Ini bukti bahwa Desa Jajar bisa. Ketoprak adalah warisan budaya yang tidak boleh hilang ditelan zaman. Kami bangga warga berani tampil dan membuktikan bahwa budaya Jawa masih hidup,” ujarnya.
Penampilan Ketoprak Gemoy Jajar Gumregah menjadi salah satu momen paling berkesan dalam rangkaian Pasar Kamardikan 2026. Selain menjadi hiburan rakyat, pementasan ini juga menjadi simbol kebangkitan seni tradisional di tengah arus modernisasi, sekaligus harapan baru agar ketoprak kembali berjaya di tanah Jawa.
Desa Jajar Sambut Hangat Kedatangan Mahasiswa KKN Universitas Yudharta Pasuruan
Evakuasi ODGJ bersama Perawat Desa dan Tiga Pilar Desa
Wujudkan Ikon Wisata "Galeri Jajar Gumregah", Pemdes Jajar Sosialisasikan Program Desa Berdaya
Bersih Desa Selan Jumat Legi
Bimtek Desa Berdaya dihadiri Sekdes dan Bendahara
Semangat Gotong Royong Menyambut Bersih Desa Selan 2026, Perangkat Desa Jajar Bersihkan Sumber Air Umbulan Karang dan Umbul Sarean
Penyaluran BLT-DD Desa Jajar 2023 untuk Bulan Oktober
Giat Monitoring dan Evaluasi Batas Desa Antar Kecamatan
Pemilihan Ketua RT. 16 Dusun Belik, Sugiyo Terpilih Secara Aklamasi
Desa Jajar Gelar Tradisi Tahunan Bersih Desa dan Nyadran di Umbulan Karang
Guru RA dari Desa Terpencil di Trenggalek: Inspirasi bagi Generasi Muda
Sosialisasi Anti Perundungan dan Pakai Internet Sehat di Lingkungan Sekolah
Kenduri : Merayakan Tradisi dalam Kebersamaan
JANGAN LUPA SUBSCRIBE YOUTUBE "JAJAR GUMREGAH" UNTUK UPDATE BERITA TERBARU
Penyerahan Seragam Baru Linmas oleh Kepala Desa Jajar : Semangat Baru untuk Keamanan Desa
Apel Kesiapan Gastib Desa Jajar untuk Pengamanan Pemilu Serentak 2024
Publikasi APBDesa Tahun Anggaran 2022 Desa Jajar
Pentas Seni Mahasiswa KKN UM Puncak Penutupan KKN UM 2023
Penyaluran BLT DD 2022 Bulan Oktober - Desa Jajar Kec. Gandusari Trenggalek

